Wartainsumsel.com | Kertapati Palembang – Warga RT.50,30, dan 32 Kelurahan Kemang Agung Kecamatan Kertapati Kota Palembang dibuat heboh oleh aksi pencurian Stop keran air ledeng yang terjadi pada dini hari, diperkirakan sekitar pukul 02.30 WIB menjelang subuh.
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga RT.50 pada pagi hari saat hendak menggunakan air, namun aliran air tidak dapat dibuka seperti biasa.
Stop Keran air ledeng yang dicuri merupakan komponen penting yang berfungsi untuk membuka dan menutup aliran air, dengan posisi berdampingan langsung dengan meteran.
Keran tersebut terbuat dari bahan kuningan, yang diketahui memiliki nilai jual.
Hal inilah yang diduga menjadi motif utama pelaku melakukan pencurian.
Menurut keterangan warga, kejadian ini bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Pagi-pagi saat mau buka keran air salah satu warga kaget, ternyata Stop kerannya sudah hilang,” ujar iyon salah satu warga RT 50.
Warga lain menambahkan bahwa pencurian semacam ini baru pertama kali terjadi di lingkungan mereka, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keamanan lingkungan.
Ditempat yang berbeda Ketua RT.32, membenarkan bahwa warganyo juga di curi Stop keran.
Diduga pelaku menjalankan aksinya dengan cukup rapi dan cepat, mengingat waktu kejadian yang sangat sepi dan hujan deras serta tidak adanya saksi yang melihat langsung kejadian tersebut.
Kondisi lingkungan yang relatif sunyi pada jam tersebut dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya tanpa diketahui warga sekitar.
“Akibat pencurian ini, warga RT, 50, 30, dan RT. 32 berharap pelaku Segerah tertangkap,” pungkasnya. (Hlm)












