Wartainsume.com | Palembang, – Dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia LSM PEMERHATI SITUASI TERKINI PST melakukan aksi damai serta memberikan laporan pengaduan terkait dugaan korupsi serta dugaan pengondisian proyek yang ada di Dinas PUPR KABUPATEN MUARAENIM, Sumatera Selatan.

Hal tersebut di sampaikan Dian HS Ketua PST Kepada awak media, Selasa (09/12/25), melihat fenomena atau isu yang berkembang di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan tentang dugaan pengkondisian paket proyek pada Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim yang sangat terstruktur dan masif yang di duga di jalankan oleh sdr IS selaku kabid ampl pupr muara enim dan dugaan saudara IS selaku sekretaris dinas pupr muaraenim yang lebih di kenal dengan duo IS atau di gabung menjadi ISIS yang kami duga kuat sebagai pemeran yang sangat penting dalam dugaan pengaturan atau pembagian proyek kegiatan di Sinas PUPR Muara Enim.
“Duo IS Tersebut di duga kuat di bekingi oleh oknum anggota dprd yang menurut dugaan kami berasal dari fraksi golkar yang di duga adik dari bupati muara enim yang mengatur semua judul proyek yang ada di dinas pupr Kabupaten Muaraenim dengan dalil mengatasnamakan POKIR,”ujarnya.
Bahkan dugaan tersebut Kami serta kan dengan alat bukti pendukung seperti poto dan vidio lokasi kegiatan pupr Muaraenim yg di duga di kondisikan oleh saudara IS dan komplotan nya.
Banyak proyek tahun anggaran 2025 yang kami duga bermasalah seperti kegiatan pembangunan siring induk tpa bukit kancil yang belum ada pengumuman pemenang dan penandatanganan kontrak namun kegiatan sudah di kerjakan,bahkan ada yang belum sama sekali tahu cv pemenang tetapi kegiatan sudah berjalan, oknum dewan tersebut di duga berperan bukan hanya di dinas pupr saja, tetapi di duga hampir seluruh OPD yang ada di kabupaten muara enim..
“Yang sangat miris nya lagi dimana oknum sdr IS kabid ampl saat ini di duga kuat adalah aktor penting pada kejadian ott kpk tahun 2019 yang lalu bahkan saudara IS di duga ikut menerima aliran dana suap fee proyek 1,5 Milyar Rupiah akan tetapi saudara IS lolos Dari jerat hukum dengan dalih mengatasnamakan perintah atasan,”tambah Dian HS
Sekarang, sdr IS di duga kembali ditunjuk Menjadi aktor penting dalam pengaturan proyek oleh oknum DPRD Muaraenim yang kami duga kuat oknum dprd tersebut adik dari Bupati Muara Enim, yang di duga di ketahui oleh bupati muara enim untuk menjalankan kembali cerita yang sama dengan modus POKIR untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok golongan mereka,”jelasnya.
“kami minta, pemberantasan korupsi Republik Indonesia (KPK RI) untuk turun kembali ke kabupaten muara enim agar kab muara enim dapat di jalankan oleh orang-orang yang berintegritas dalam membangun kab muara enim,”ungkapnya.
Kami juga berharap kepada komisi pemberantasan korupsi Republik Indonesia KPK RI selain dari melakukan penyelidikan terkait dugaan yang kami sampai kan ini.
Kami mohon KPK harus kembali memeriksa saudara IS Yang di duag pernah bermasalah pada tahun 2019 dahulu.
“TANGKAP DAN PENJARA KAN KORUPTOR DI ENEGERI INI KHUSUS NYA KABUPATEN MUARAENIM PROVINSI SUMATERA SELATAN,”pungkasnya.












