Wartaimsumsel.com | Palembang, – Kabar terbaru dari kasus dugaan penelantaran anak yang dilakukan oknum pegawai PDAM Tirta Musi, kekinian pelapor merupakan sang istri diperiksa penyidik terkait tumbuh kembang sang korban yang terganggu.
Kasus dugaan penelantaran anak itu kini tengah diselidiki Unit 2 PPPA Ditreskrimsus Polda Sumsel.
Pelapor tak lain sang istri oknum pegawai PDAM Tirta Musi itu diperiksa penyidik terkait tumbuh kembang sang anak yang terpengaruh atas dugaan penelantaran yang diklaim terjadi sejak 2024 lalu.
Pelapor FN (29) hadir memenuhi panggilan penyidik didampingi penasihat hukumnya Dr Conie Pania Putri, Indah Permata Sari SH dan Tresya Meirinda Putri SH MH, Selasa (02/12/2025).
Pasca pemeriksaan, Dr Conie menjelaskan kliennya memberikan keterangan kepada penyidik terkait kondisi buah hati kliennya saat ini setelah setahun tak lagi seatap dengan ayahnya atau terlapor yakni DA.
” menurut keterangan klien ke penyidik sejak berusia 2 tahun hingga kini telah berusia 3 tahun sangat sedikit mendapatkan perhatian dari terlapor,”ucap Conie didampingi tim hukumnya, Indah Permata Sari SH dan Tresya Meirinda SH MH, Selasa (02/12/2025)
Terkait tumbuh kembang anak kliennya yang terhambat diperkuat dengan surat keterangan dokter anak yang menjelaskan terkait kondisi anak.
Dr Conie menyebut, keterangan dokter itu juga telah itu diserahkan ke penyidik untuk ditindaklanjuti.
” kalau melihat kondisi anak diusia 3 tahun belum memiliki fokus yang kurang untuk seusianya dalam artian tumbuh kembangnya tidak stabil, “ucapnya.
Terkait tumbuh kembang anak kliennya yang terhambat itu dapat dinilai sebagai satu tindak pidana.
” penelantaran ini tak hanya berbicara secara materil, namun juga terkait kasih sayang tumbuh kembang, perhatian, dan anak ini tidak dapat dari sosok ayah, “tegas Dr Conie.
Terpisah, DA yang dihubungi secara langsung melalui via whatsapp tidak memberikan respon.
Hal yang sama setelah, Manager Humas PDAM Tirta Musi Dudi Iskandar dikonfirmasi.
” tadi saya sudah coba koordinasi dengan pimpinannya termasuk dengan yang bersangkutan tapi dia bilang belum mau berkomentar dulu di media, “ucap Dudi. (*)












