Wartainsumsel.com | Palembang, – Dian HS Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemerhati Situasi Terkini ( LSM PST ) di dampingi oleh Sukirman Sekjen PST menanggapi terkait aksi tiga (3) kali dari berbagai LSM, Ormas di Muaraenim, Sumatera Selatan dan Aktivis Sumsel Bersatu turun ke jalan menyampaikan aspirasi dengan tuntutan yang sama ya itu meminta H. Edison Bupati Muaraenim, Sumatera Selatan untuk melakukan evaluasi serta mengganti Saudara ilham Sudiono yang di duga otak pelaku pengondisian Proyek Dinas PUPR di Muara Enim, Sumatera Selatan yang diduga di Sutradarai oleh Sekretaris Dinas PUPR Muara Enim yang di back up penuh oleh Oknum DPRD yang di duga kuat masih kerabat dekat Bupati Muara Enim H.Edison. Palembang, Jum’at (21/11/25).
Hal tersebut,’ kami menduga Bupati Muara Enim sengaja tidak menganti Saudara Ilham Sudiono karena pengalaman nya dalam mengarah kan proyek serta dugaan pandai nya Saudara Ilham Sudiono dalam pengumpulan Fee Proyek untuk oknum Pejabat,”ujar Dian HS.
Yang mana di beritakan sebelumnya dalam berbagai media, berbagai lembaga melakukan aksi damai di Kantor Bupati Muaraenim dan kemarin pada tanggal 20 November 2025 bertepatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muaraenim yang ke-79 kawan-kawan kembali mengelar aksi damai di depan halaman kantor DPRD Muaraenim mereka bergantian menyampaikan aspirasi mengenai dugaan pengkondisian proyek permainan serta pola kerja yang dinilai tidak sehat kembali mencuat membuat suhu publik kian menarik tekanan dari masyarakat serta situasi lapangan yang memanas.
Dan, juga dalam aksi beberapa hari yang lalu massa juga menyoroti Peran dua Pejabat Dinas PUPR dan Sekretaris Dinas PUPR yang mana kedua-duanya dinilai harus segera dievaluasi bahkan dirotasi demi memulihkan kepercayaan publik karena kami mencium adanya dugaan pengkondisian proyek, dugaan tersebut bukan tanpa tidak mendasar kami punya bukti dan data terutama yang berperan aktif juga anggota dewan yang diduga menjadi penyambung lidah ke bupati yang sekaligus kerabat Bupati. (*)












