Wartainsumsel.com | Palembang,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang dalam hal ini Kepala Bapenda Kota Palembang Marhein, S.H., M.Si menghadiri acara rapat koordinasi (rakor) tim pembina Samsat provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah (TP2DD) provinsi Sumsel tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bapenda Sumsel bertempat di grand ballroom Grand Atyasa Palembang, Kamis (18/12/2025).
Dikatakan Kepala Bapenda Kota Palembang Marhein, S.H., M.Si, kalau data kita semalam itu juga sampai malam jadi data akurat yang kita dapat untuk PKB ini kita lebih rinci lebih digit. Jadi kita Palembang itu ada 4 Samsat, yakni Palembang I, II, II dan IV.
Di posisi ini sudah diposisi Palembang I persentasenya di 91,69 persen, Palembang II di 93,66 persen, Palembang III di 95,47 persen, dan untuk Palembang di 94,23 persen itu untuk PKB.
“Sedangkan untuk BBN-KB nya Palembang I di 71,34 persen, Palembang II di 75,33, Palembang III di 68,26 persen dan Palembang IV di 67,14 persen,” ujarnya.
Kemudian, jadi progres kita itu lebih kurang total untuk kota Palembang di sekitaran 95 sampai 96 persen PKB. Kalau untuk pajak reklame ada releasenya di Bapenda Kota Palembang kalau pencapaiannya di total termasuk Opsen persentasenya di 81,12 persen pencapaian per tanggal 17 Desember 2025.
Itu terdiri dari 14 jenis pajak, diantaranya Pajak PBB, reklame, hotel, dan sebagainya, di mana 14 item, termasuk duanya dari Opsen yakni PKB dan BBN-KB.
“Jadi masuk semua, se gelondongan cerita itu persentasenya mencapai di 81,12 persen untuk seluruh jenis. Ya kami dari Bapenda Kota Palembang sudah berupaya semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Dilanjutkannya, kami kemarin sudah melaksanakan bimbingan teknis (bimtek) yang melibatkan 18 camat, serta melibatkan seluruh RT yang ada dikota Palembang untuk menginformasikan itu.
Dan kami juga sudah berkaitan menginformasikan dari media sosial (medsos) menghimbau, sejauh langkah-langkah kita sudah maksimal.
“Kalau ditanya seberapa penting seorang Sekretaris Daerah (Sekda), ya memang Sekda itu pimpinan di paling tinggi untuk di kabupaten/kota/provinsi,” katanya.
Masih dilanjutkannya, jadi Sekda itu dia harus memantau apa pergerakan keterkaitan pajak, kami juga dari Bapenda kota Palembang khususnya saya selaku Kepala Bapenda Kota Palembang itu selalu update menginformasikan pendapatan ke pimpinan.
Jadi Sekda Kota Palembang selalu terinformasi keterkaitan itu, dan kita juga selalu minta arahan dengan Sekda Kota Palembang, langkah-langkah apa yang harus kita lakukan, termasuk juga Wali Kota serta Wakil Walikota Palembang.
“Langkah-langkah apa yang mau dilakukan, dan apa yang kita lakukan ini sesuai dengan arahan dari mereka semua. Kalau dia keterkaitan dengan Opsen, itu keterkaitannya tugas pokok dan fungsi (tupoksi) nya di Bapenda Provinsi Sumsel,” ucapnya.
Masih disampaikannya, untuk kolaborasinya untuk keterkaitan Samsat itu saling berkolaborasi lah, tapi kalau kita dari Bapenda kita kan support, jadi kita pun juga turut mensosialisasikan programnya, dan kita juga menginformasikan ke masyarakat program-program pemerintah keterkaitan Bapenda itu.
Seperti yang program putihan ini, dan itu kan sudah kita informasikan serta masuk juga dalam kegiatan bimtek kemarin, jadi seminimal nya informasi itu sudah bisa kita sampaikan ke masyarakat jangan sampai masyarakat tidak tahu program-program itu.
“Dan alhamdulillah kemarin luar biasa dampaknya informasi sudah disampaikan ke masyarakat dan bisa dilihat dengan seminggu terakhir ini antusias masyarakat untuk membayar pajak,” imbuhnya.
Ditambahkannya, kalau untuk keterkaitan kegiatan samsat nya kurang paham, tapi kami dari Bapenda kota Palembang itu bersinergi dengan Bapenda Provinsi yang isinya itu terdiri dari Bapenda, dan Jasa Raharja.
Jadi kami juga mengedukasi dan menginformasikan ke masyarakat apa itu Jasa Raharja dan lain sebagainya. Keterkaitan itu dalam suatu wadah yang namanya Samsat, jadi Samsat itu terdiri dari beberapa petugas-petugas tadi.
“Sebenarnya pertanyaan itu sebenarnya itu kan arahnya itu sebenarnya yang berhaknya yang jawab dari Bapenda provinsi Sumsel. Tapi segaris besarnya pengertian yang disampaikan tadi, bahwa semangat kita itu untuk mencapai target itu sudah jelas semua tupoksi masing-masing,” bebernya.












